Ebiet G. Ade, Sekolah ke Yogyakarta Karena Muhammadiyah


Ayah Ebiet G. Ade merupakan Pegawai Negeri Sipil. Ia ingin agar Ebiet bisa bersekolah di lembaga bernuansa agama. Minatnya kepada Muhammadiyah membuat Aboe Dja'far, ayah Ebiet memberikan saran agar Ebiet ke Yogyakarta. Pada akhirnya Ebiet menuntaskan pendidikan di SMP Muhammadiyah 3 dan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

Sumber: ebietgade.com

Nama asli Ebiet adalah Abid Ghoffar bin Aboe Dja’far. Ketika kursus Bahasa Inggris, guru pengajarnya merupakan orang asing. Kata Abid sering dieja menjadi Ebiet, karena huruf A dalam Bahasa Inggris dibaca E. Sedangkan G singkatan dari Ghoffar dan Ade kependekan dari Aboe Dja’far.

Ebiet lahir di Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah pada 21 April 1954. Bungsu dari enam bersaudara. Ayahnya bernama Aboe Dja'far seorang PNS, sedangkan ibunya, Saodah, adalah pedagang kain.


Ebiet dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu yang banyak mengangkat tema alam, sosial, politik, dan duka derita kelompok yang terpinggirkan.  Ketika berusia 17 tahun, Ebiet sering berkumpul dengan seniman muda Yogyakarta semisal Emha Ainun Nadjib (penyair), Eko Tunas (cerpenis), dan E.H.Kartanegara (penulis).

Latar belakang pendidikannya yang agamis, tampak membekas dalam syair lagu yang dinyanyikannya. Banyak pelajaran dan nasihat dalam lagu-lagunya. Jauh dari kesan membual apalagi seronok. Meski bisa menciptakan puisi, namun Ebiet tak ingin hanya sekadar membacakannya. Ia pun mengambil alternatif dengan menyanyikan puisi-puisi tersebut, atau biasa disebut musikalitas puisi.


Bemain musik alat gitar, Ebiet belajar dari kakaknya, Ahmad Mukhodam untuk pertama kali. Ia pun terus mengasah kemampuan bergitar dengan belajar bersama Kusbini. Ia sering tampil dalam pentas seni di Senisono, Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta dan juga di Jawa Tengah.

Pada awalnya, Ebiet hanya menganggap kegiatan pentas seni tersebut hanyalah hobi. Namun, atas dorongan teman-temannya, Ebiet pun memutuskan untuk terjun ke belantika musik Indonesia. Ia diterima oleh Jackson Record tahun 1979 dengan mengeluarkan album pertamanya Camelia. Pada usia 25 tahun inilah, karier profesionalnya dimulai.

Atas karyanya, Ebiet diganjar sejumlah penghargan, Penghargaan Lomba Cipta Lagu Pembangunan 1987), Penyanyi Solo dan Balada Terbaik Anugerah Musik Indonesia (1997), Planet Muzik Awards Singapura (2002), Penghargaan Peduli Award Forum Indonesia Muda (2006).

Pendidikan yang pernah ditempuh, PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Banjarnegara, SMP Muhammadiyah 3 dan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

Sumber: ebietgade.com || republika

Klik untuk Komentar